Selasa, 21 Juli 2009

Breeding nggak ya???

















SEDANG DALAM PEMBELAJARAN


"Breeding nggak ya???".
Pertanyaan ini masih ada di dalam pikiran saya sampai saat ini, karena melihat 2 ekor alap-alap sapi (Falco moluccensis) terbang berduaan di atas sebuah gedung apartement tua. Setelah beberapa kali saya monitoring lagi, burung ini hanya tampak 1 ekor. Burung ini terlihat terbang memutari gedung apartement tua tersebut sambil berbunyi "kekekekeke"..., melayang-layang di atas gedung, dan kemudian burung tersebut masuk ke dalam gedung tersebut. Alap-alap tersebut masuk ke dalam lantai 20 gedung apartement tua tersebut. Dalam beberapa hari saya monitoring, alap-alap tersebut hanya ada 1 ekor dan mungkin itu individu yang selalu menampakkan diri kepada saya setiap kali perjumpaan dan individu ini selalu menampilkan perilaku yang sama tiap kalinya.

Kemana satu individu lagi ya???Apakah ia berada di dalam sarang???Atau ia sudah tiada???
Dan apakah pasangan alap-alap ini sedang Breeding??
(-Masih akan dimonitoring terus oleh TIM jakarta birder-)



Sekilas INFO tentang alap-alap sapi.













PROFILE: Alap-alap Sapi


Nama indonesia: Alap-alap Sapi

Nama Inggris: Spotted Kestrel, Moluccan Kestrel

Nama latin: Falco moluccensis
Suara: "kekekekeke"...

Kebiasaan: Melayang-layang " Hovering", kemudian turun ke atas tanah untuk menangkap mangsa. Kepakkan di lanjutkan luncuran.
Biasa bersarang di dalam lubang batang kayu atau juga di gedung-gedung perkotaan.

Perilaku yang teramati: Burung ini teramati 2 individu, tetapi beberapa kali ini burung tersebut hanya tampak satu ekor saja. Terlihat terbang tinggi di lantai 20 gedung apartement tua. Terbang berputar sambil berbunyi "kekekekeke"...Melayang-layang tinggi di atas gedung.


Pengumuman: Bagi siapa saja yang tertarik untuk mengamati Alap-alap ini bisa hubungi kita, dan mungkin kita akan membantu. Terima kasih.



4 komentar:

  1. kalo gak mau kawin ya dipaksa aja, seret ke KUA hehee...
    memang terlalu sulit yang membedakan betina n jantan kalo gak dipotret pas tengger atau ditangkap. jadi kalo gitu ditangkap aja bro.. trus dikawinin hehehe...

    BalasHapus
  2. Wahhh..Klo kita ga mau menangkapnya, takut kenapa-napa.....
    Lebih baik biarkan alami saja....Kan dia udah bisa adaptasi di jakarta yang ramai kendaraan bermotor, berarti udah bagus banget...
    Memang jantan n betina mirip banget...

    BalasHapus
  3. Wah ternyata kestrel yg gw release dah bisa breeding di alam liar, good lah perjuangan gw menyelamatkan doi dari tangan2 ga bertanggung jawab ternyata ga sia2. Ga percuma kestrel ini dapat latihan falconry.

    BalasHapus
  4. Emang itu punya loe Rie? Yakin loe?

    BalasHapus