Senin, 21 September 2009

Perjumpaan pertama kali dengan Alap-alap Sapi di Kebun Binatang Ragunan

Pagi yang cerah di Kebun Binatang Ragunan, Jakarta Selatan sangatlah indah dengan dihiasi berbagai suara burung dari jenis yang berbeda. Saat itu TIM Jakarta Birder sedang menunggu 2 orang yang bernama Panji Gusti Akbar (KIBC) dan Mas Ady Kristanto (Jakarta Green Monster) yang ingin sama-sama melakukan pengamatan di Kebun Binatang Ragunan. Ketika sedang menunggu kami melihat ada seekor burung dengan cara terbang yang sangat khas, ternyata tidak hanya seekor melainkan ada dua ekor. Ternyata itu adalah sepasang Alap-alap sapi (Falco moluccensis) yang sedang asyik kejar-kejaran. Tidak lama ketika sedang mengamati sepasang alap-alap sapi Panjipun datang, dan sayangnya pasangan alap-alap sapi tersebut sudah menghilang. Tidak lama ketika kami sedang ngobrol-ngobrol seekor alap-alap sapi dari arah yang berbeda menunjukkan dirinya dengan terbang kearah kami.


Setelah disambut oleh ketiga Alap-alap Sapi tersebut, kamipun melanjutkan pengamatan burung. Setelah beberapa kurang lebih 3-4 jam kemudian, Mas Ady berpamitan kepada kami, karena dia ada tugas di kantornya, dan kami pun berpisah dengannya. Setelah itu kami melanjutkan pengamatan burung di dalam Pusat Primata Schmutzer. Dan setelah selesai pengamatan di dalam Schmutzer, kamipun berpisah dengan Panji, karena ia ingin bertemu dengan temannya di dalam Schmutzer. Tetapi ketika baru berjalan beberapa meter dari pintu keluar Schmutzer, Panji juga ikut keluar dari Schmutzer. Ternyata ia menunda pertemuan dengan temannya, karena temannya sedang tidak ada di tempat, dan kamipun berjalan menuju pintu keluar bersama-sama.
Di tengah-tengah perjalanan, salah satu TIM Jakarta Birder mendengar ada suara yang sudah tidak asing lagi (suara dari seekor Alap-alap Sapi). Suara itu terdengar tidak jauh dari tempat kita berhenti.
Dan kitapun memutuskan untuk menunggu beberapa menit. Ternyata benar, tidak lama kemudian kita melihat ada seekor Sikep Madu Asia diikuti dengan seekor Alap-alap sapi dibelakangnya. Ternyata tampak Alap-alap Sapi tersebut menyerang Sikep Madu Asia tersebut, dan ia pun terbang menjauh. Beberapa menit kemudian kita melihat seekor Sikep Madu Asia terbang di arah yang berbeda, dan kitapun mengejar ke arah Sikep Madu Asia tersebut terbang. Tidak lama kemudian, kita mendengar suara yang sama yang di hasilkan oleh Alap-alap Sapi. Lalu kami pun mencoba mendegar arah suara tersebut.

Dan akhirnya tampak seekor Alap-alap Sapi betina sedang bersuara di atas Tower sambil memandang ke segala arah. Si betina ini tampak bersuara berkali-kali, seperti membunyikan tanda bahaya. Tidak lama kemudian seekor Alap-alap Sapi jantan terbang menghampirinya, tetapi ia tampak tidak mendarat diatas tower, melainkan terbang kembali ke dalam hutan. Pemandangan spektakuler ini tampak sangatlah luar biasa, karena sebelumnya kami belum pernah melihat Alap-alap sapi yang menyerang Sikep Madu Asia.









Dan Rencana TIM Jakarta Birder adalah melakukan pemantauan terhadap Alap-alap Sapi di Kebun Binatang Ragunan, dan mencoba mencari tahu "Apakah pasangan ini sedang Breeding??".

Salam....
Jakarta Birder..

Selasa, 01 September 2009

Birding in Muara Angke 30 Agustus 2009

Rencana untuk pengamatan burung di Kawasan Taman Wisata Angke (TWA) gagal, karena di kawasan tersebut sedang ada kontroversi warga, dan untuk menjaga keamanan, maka tempat ini tidak di buka untuk umum sementara waktu ini. Kita pun akhirnya melakukan pengamatan di kawasan Suaka Margasatwa Muara Angke (SMMA) yang tidak jauh dari Taman Wisata Angke (TWA). Karena kita belum membuat SIMAKSI ,sesampai disana kita langsung mencari petugas yang menjaga tempat ini dan melapor bahwa kita ingin melakukan pengamatan burung kurang lebih 1-2jam saja. Akhirnya petugaspun memberikan ijin masuk kawasan. Baru beberapa meter jalan, kita disambut dengan suara dari Perenjak Jawa yang sangat ribut, disusul dengan mendaratnya seekor Cabai Jawa (Jantan) dengan warna merah yang mecolok.

Setelah itu kitapun melanjutkan pengamatan.
Sesampai di daerah alang-alang, kita menjumpai seekor Burung Raja Udang Biru yang sedang berjemur di atas jembatan yang kami lalui. Burung ini tampak tidak takut dengan kehadiran kita bertiga (Khaleb, Boas dan Andi). Tetapi karena waktu kita hanya sebentar, kitapun melanjutkan pengamatan dan Raja Udang Biru yang kecil itupun terbang menjauh.



Tidak lama kemudian salah satu TIM Jakarta Birder (Andi) melihat ada sesuatu yang bergerak diatas tumpukan eceng gondok yang sudah mati. Ternyata itu adalah seekor burung tikusan alis putih atau dalam nama inggrisnya White-browed Crake.
Ini pertama kalinya kita berjumpa dengan tikusan ini di Suaka Margasatwa Muara Angke.


Setelah berjumpa dengan tikusan alis putih, tidak lama tiba-tiba kawanan Pecuk Ular-asia terbang bersama-sama melewati atas kita. Dan tampak bayangan yang besar telah melintas tepat diatas kepala kami.


Setelah asyik menikmati keindahan di Suaka Margasatwa Muara Angke (SMMA) kami meninggalkan tempat yang indah ini, dan sebelumnya kami menyempatkan diri untuk foto-foto di lokasi.



Salam..
Jakarta Birder